PENDAYAGUNAAN ALUMNI

Selama kurun waktu penyiapan aparatur pemerintahan daerah untuk mengikuti pendidikan formal doktoral sampai dengan masa pengabdian setelah pendidikan menjadi sebuah skema besar program 300 doktor, bagian dari skema besar program 300 doktor yang paling krusial adalah masa pengabdian setelah mengikuti pendidikan doktoral sebagai upaya pendayagunaan aparatur doktoral kaitannya dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Secara umum pendayagunaan aparatur doktoral diarahkan sebagai :

  1. Akselerator pencapaian sasaran pembangunan daerah provinsi, kabupaten dan kota di Jawa Barat
  2. Sumber pengembangan wawasan dan pengetahuan aparatur pemerintah daerah (transfer of knowledge)
  3. Inspirator pengembangan pemerintahan yang baik
  4. Katalisator kerjasama daerah dengan pemerintah, pemerintah luar negeri dan lembaga non pemerintah
  5. Media pengembangan keilmuan dan penelitian

Sebagai akselerator pencapaian sasaran pembangunan diterapkan dalam pemanfaatan desertasi, maupun penelitian-penelitian yang dilakukan oleh doktoral sebagai bagian dan dasar dari pengambilan kebijakan pembangunan daerah. Hasil penelitian, rekomendasi penelitian dan penemuan penelitian sedapat mungkin dimanfaatkan dalam proses pemerintahan daerah dan pembangunan daerah.

Keberadaan aparatur doktoral dapat didayagunakan juga untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur pemerintah daerah lainnya melalui transfer of knowledge melalui media seminar, workshop dan desiminasi yang bernarasumberkan dari aparatur doktor.

Perkembangan ilmu dan teknologi senantiasa mendorong adanya inovasi-inovasi yang kreatif dalam manajemen amupun administrasi pemerintahan daerah sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah menjadi lebih efektif dan efesien. Aparatur doktoral diharapkan mampu menjadi inspirator pengembangan dalam prkatek pemerintahan yang baik.

Pendidikan doktoral yang dilakukan di luar negeri tidak semata-mata hanya peningkatan ilmu pengetahuan saja bagi aparatur namun lebih luas lagi diharapkan dapat membangun jaringan kepemerintahan yang lebih luas terutama dengan negara-negara tempat kerjasama pendidikan dilakukan. Keberadaan aparatur doktoral dimanfaatkan sebagai katalisator kerjasama daerah dengan lembaga lain yang dapat menguntungkan.

Disamping itu secara individual bagi aparatur doktoral program 300 doktor dapat dimanfaatkan untuk pengembangan keilmuan yang didalami melalui penelitian keilmuan yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.