Tips & Trik Menembus Beasiswa Doktoral

“Program 300 Doktor LN Pemprov Jawa Barat” ~ Pertemuan 9 Maret 2015

Oleh Erie Febrian, MBA, PhD

Persyaratan Umum Studi S3

  • Berkualifikasi S2, diutamakan by research
  • Memiliki proposal riset yang:
    • memperlihatkan NOVELTY RISET
    • memperlihatkan penguasaan serta pemahaman utuh penulis tentang literatur terkait risetnya
    • Menunjukkan wawasan penulis terhadap fakta yang terkait dengan topik riset, yang direfleksikan dengan paparan data relevan;
  • Disetujui oleh calon promotor/profesor
  • Diterima secara resmi di Universitas tujuan

Penilaian Beasiswa LPDP

Klik thumbnails untuk memperbesar


 Tips Khusus

  • Akreditasi Prodi:
    – Univ Tujuan HARUS ada dalam daftar LPDP
    – Akreditasi Univ asal juga dinilai
  • Kemampuan Bhs Inggris:
    – akan dicek saat wawancara
  • Pengalaman Organisasi:
    –  jangan dikosongkan, sebutkan beberapa pengalaman, meski sebagai pengurus biasa, jangan gunakan kata HANYA pada CV dan wawancara
  • Potensi untuk maju:
    – sampaikan ambisi yang realistis
    – harus bisa menjawab, beberapa tahun yang akan datang akan seperti apa
  • Kewirausahaan:
    – perlu sampaikan pengalaman berbisnis, sesederhana apapun
  • Kegiatan Kemasyarakatan:
    -harus sampaikan aktivitas yang sifatnya volunteer di masyarakat
  • Idealisme:
    – biasanya dinilai pada komponen integritas dan cita-cita
    – dapat juga berupa pengalaman yang menggambarkan keteguhan pada prinsip yang positif
  • Nasionalisme:
    – hubungkan antara tugas dalam pekerjaan,
    – sebutkan kontribusi dalam pekerjaan yang membantu negara/daerah

Proposal Disertasi

  1. Pendahuluan ditulis mengalir mulai dari
    1. asal muasal teori; lalu lanjut ke
    2. paparan perkembangan varian-varian dari teori (di sini penulis memilih varian mana yang hendak dilanjutkan via risetnya, bagian tsb dipaparkan hingga yang terkini); lalu penulis menunjukkan
    3. celah kebaruan riset yang belum diteliti berdasarkan posisi literatur terakhir; lalu penulis menyampaikan
    4. klaim kebaruan/novelty secara eksplisit; kemudian penulis dapat memaparkan pembeda riset ini dengan studi-studi sebelumnya
  2. Aliran proposal dimulai dari penulisan
    1. fakta empiris yang unik (yang terdapat di lokasi/subjek tertentu). Fakta/data dikatakan unik karena kesenjangannya dengan teori terkait; setelah itu penulis menulis
    2. klaim novelty risetnya; lalu penulis memaparkan
    3. literatur teori-teori terkait dan menjelaskan perkembangannya; kemudian
    4. hal-hal yang hendak dilakukan dalam riset, termasuk hal-hal yang ingin dibedakannya dibanding kajian-kajian sebelumnya.

Materi Metlit Proposal

Metode Riset:

  • QUAN (berbasis statistik, explanatory)
  • QUAL (exploratory)
  • MMR (QUAN+QUAL), metode yang paling lengkap

Metode MMR

KELEBIHAN:

  • Mengklarifikasi dan menjelaskan hubungan yg muncul antar variabel, serta mengeksplorasinya secara lebih mendalam (in depth)
  • Membantu mengonfirmasi atau mem-validasi silang hubungan yg ditemukan di antara variabel, yakni dengan membandingkan hasil metode
  • Quan dan Qual untuk melihat apakah terjadi konvergensi pada suatu interpretasi tunggal tentang sebuah fenomena

 

KEKURANGAN:

  • Sangat memakan waktu dan mahal
  • Sebagian besar peneliti hanya berpengalaman pada salah satu pendekatan, Qual atau Quan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *